Senin, 6 Juli 2015 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Hampala Jawa, Keren!!!
Anita Kusumah bersama Tim Mata Pancing berburu ikan hampala di Sungai Cipunegara. Ikan hampala merupakan target favorit pemancing. Predator air tawar ini biasa tinggal di sungai berarus deras. Tarikannya yang dahsyat membuat pemancing selalu memburu ikan ini....
Selengkapnya

Pelesir

Terpukau Kubah Hijau
Negeri tetangga Singapura selalu menarik menjadi daerah tujuan wisata. Umumnya para pelancong mendatangi negeri Merlion tersebut untuk berbelanja dan mencari hiburan. Pelesir Tasha di bulan Ramadan kali ini di Singapura bukan sekedar belanja di kawasan Pecinan. Di bulan...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Kenaikan Pembawa Sengsara
Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dalam beberapa pekan terakhir menghimpit kehidupan masyarakat kecil. Setelah beras, beban mereka kian berat dengan kenaikan harga gas elpiji dan bensin. Sementara nilai rupiah yang anjlok terhadap dollar semakin mengancam perekonomian kita. Sejauh mana langkah...
Selengkapnya

Pahlawan

MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013 (I)
Ratusan nama diusulkan untuk menjadi kandidat MNCTV Pahlawan untuk Indonesia 2013. Akhirnya 27 nama dipilih untuk masuk ke tahap berikutnya. Mereka-mereka ini adalah orang yang berdedikasi tanpa pamrih berjuang untuk sesama masyarakat. Siapa saja mereka: 1. Ita Yuliana Adu: Pelindung...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++