Minggu, 24 Mei 2015 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Penguasa Karang Kombutokan
Tim Mata Pancing minggu ini menghadirkan petualangan  Maria Stepany mancing di Kombutokan,  Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah. Mancing disini menggunakan teknik handline yang memiliki sensasi tersendiri. Kekuatan dan kelihaian tangan pemancing di uji oleh tarikan ikan kerapu sang...
Selengkapnya

Pelesir

Dahsyat Kudapan Keripik Setan
Kota Bandung, memang tak pernah habis dijadikan obyek “pelesir” belanja apalagi kuliner. Berbagai ragam makanan dapat dengan mudah kita jumpai di setiap sudut ibu kota Jawa Barat tersebut. Dari mulai makanan tradisional hingga makanan hasil kreasi yang menarik dan menggoda...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Ulasan Sepekan: “Esek-esek Online Berujung Maut”
Kasus pembunuhan Deudeuh Alfi Sahrin alias Tata akhirnya terungkap setelah polisi membekuk M-P-S di Bogor, Jawa Barat. Kasus pembunuhan janda di Tebet, Jakarta Selatan itu menguak bisnis prostitusi online yang menjamur di media social. Rumah kos yang menjadi tempat pelacuran...
Selengkapnya

Pahlawan

Ulul Topan: Perawat Jiwa-jiwa nan Fitri
Layaknya di berbagai kota besar, menjelang Lebaran jumlah gepeng atau pengemis di jalanan selalu meningkat. Sama halnya dengan jumlah penderita psikotik atau kelainan jiwa yang tertangkap dan dibawa ke lingkungan pondok sosial Surabaya, terus meningkat setiap tahunnya. Adalah Ulun...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++