Kamis, 29 September 2016 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Land Base Popping Banyuwangi
Minggu akhir pekan ini kita akan kedatangan host tamu Aryo Darko yang akan menjelajahi perairan Banyuwangi untuk mencoba land base Popping. Mancing di tengah deburan ombak tinggi memberi kesulitan tersendiri, selain kuda-kuda harus kuat nyali pemancing juga dipertaruhkan...
Selengkapnya

Let's Go

Pesona Kilau Raya Yogyakarta
Yogyakarta. Tidak ada bosannya menginjakan kaki ini di kota yang penuh dengan nilai budayanya dan di edisi spesial ulang tahun MNCTV Kilau Raya ke 24, Let’s Go memberikan rekomendasi tempat wisata yang luar biasa serunya. Mengawali petualangan di kota...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

“Banjir Ibukota”
Banjir datang tak kunjung henti. Di Manado, Sulawesi Utara, banjir bandang meluluh lantakkan kota. Sementara itu di Jakarta banjir juga melumpuhkan urat nadi ibukota. Jika sedang murka, tak ada yang bisa menahan kekuatan alam. Nyaris 70 persen wilayah Manado dan...
Selengkapnya

Pahlawan

Philipus Parebong Pasau: Pendidik Pengabdi Dongi-dongi
Philipus Pasau, seorang Sarjana Teologi yang kemudian memilih hidup mengabdi di sebuah desa terpencil bernama Dongi-dongi, Sulawesi Tengah. Pertama kali ia masuk ke tempat itu di pertengahan tahun 2009 dan mulai mendidik sekelompok masyarakat asli Sulawesi Tengah, Suku...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++