Kamis, 5 Mei 2016 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Kakap Merah Cantik dan Ciamik
Anita Dewi bersama tim Mata Pancing berburu kakap merah di kota Semarang. Kota dengan julukan kota lumpia ini memiliki perairan yang dipenuhi rumpon. Kakap merah biasa mendiami rumpon, tandes atau bangkai kapal tenggelam. Tim bersama Kurama Fishing Club...
Selengkapnya

Let's Go

Bumbu Pucung Negeri Si Pitung
Bicara mengenai kuliner, orang betawi memang “gak ada matinye”. Sebagai orang-orang pesisir, makanan Betawi tentu sangat kaya akan rasa dan variasi rupa. Kali ini Tasha Said mencari tahu apa hasil percampuran dengan budaya asing yang mempengaruhi citarasa dan kreatifitas...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Mobil Mewah di Kalangan Artis Cantik
Ada fenomena baru dalam kasus korupsi di Indonesia. Dana hasil korupsi ternyata mengalir ke sejumlah artis cantik. Tubagus Chaeri Wardana, tersangka kasus korupsi alat kesehatan di Provinsi Banten, terbukti membagi-bagikan mobil mewah kepada sejumlah artis cantik. KPK menyita sejumlah...
Selengkapnya

Pahlawan

Ita Yuliana Adu: Pelindung Anak-anak Kelapa Tinggi
Prihatin dengan tingginya angka kematian bayi di tempat tinggalnya di kampung Kelapa Tinggi, Desa Mata air, Kupang Tengah, Nusa Tenggara Timur,  Ita Yuliana Adu menjadi Kader Posyandu sejak empat tahun lalu. Pada awalnya Ita merasa rendah diri karena...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++