Minggu, 25 Januari 2015 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Mancing Ala Bikers
Mata Pancing episode kali ini  mancing di kolam pemancingan Godong Ijo bersama teman-teman dari komunitas pecinta motor klasik. Riska Febiana dan Vinicia Wibawa akan berangkat menuju kolam pemancingan di Depok menggunakan motor buatan Jerman yang masih tangguh dikendarai ini. Di...
Selengkapnya

Pelesir

Selami Pesona Maratua
Pelesir Fiona Callaghan kali ini menjelajah perairan timur Pulau Kalimantan. Tepatnya di Pulau Maratua, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Daerah perbatasan dengan Provinsi baru Kalimantan Utara ini mempunyai potensi wisata Bahari yang mempesona. Karena pulaunya agak jauh dari ...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Ulasan Sepekan: “Pesawat Terbang Pukul 05.20 WIB dari Bandara Juanda”
Dunia penerbangan kembali berduka. Pesawat Air Asia QZ 8501 tujuan Surabaya-Singapura yang terbang pada Minggu pagi, hilang kontak kurang dari satu jam setelah lepas landas dari Bandara Juanda, Surabaya. Pesawat Air Asia QZ 8501 tercatat terbang dari Bandara Juanda...
Selengkapnya

Pahlawan

Kesetaraan, Keadilan dan Kesejahteraan
Sejak tahun 2000, Libby Sinlaelo mempelopori terbentuknya “Rumah Perempuan” dengan tujuan mengupayakan menurunnya tingkat kekerasan terhadap perempuan, mulai dari trafficking, pelecehan seksual hinga KDRT. Tidak hanya berfokus pada pendampingan korban, “Rumah Perempuan” yang...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++