Minggu, 26 April 2015 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Menjelajahi Morowali Utara
Mata Pancing episode minggu ini menghadirkan serunya mancing di Morowali Utara. Anita Dewi menjelajahi spot casting dan menikmati meriahnya pesta strike kakap merah bersama Hidrotech Fishing Club. Perjalanan dimulai dari Kota Luwuk menuju Dermaga Batu Rube., melalui...
Selengkapnya

Pelesir

Gelegar Kota Gilar-gilar
Kota Gilar-gilar menjadi sebutan bagi Banjarnegara, Jawa Tengah. Salah satu daerah yang terkenal sebagai penghasil salak pondoh adalah Kecamatan Madukara. Selain Buah Salak dan Jenang Salaknya, Madukara juga ternyata memiliki sebuah wahana wisata air terkenal bernama Surya Yudha Park....
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Politik Pencitraan di Bumi Papua?
Beragam persoalan di Papua terus terjadi. Sengketa buruh dengan manajemen PT Freeport Indonesia terkait kesejahteraan belum menemui kata sepakat. Sementara aksi kekerasan terus berulang dan memakan korban. Apakah upaya pemerintah membentuk tim khusus untuk menyelesaikan masalah Papua efektif mengatasi berbagai...
Selengkapnya

Pahlawan

Asia Pananrangi: Tiada Kusta di Antara Kita
Penyakit kusta masih menjadi momok sebagai penyakit kutukan, keturunan dan tidak dapat disembuhkan, yang membuat sebagian orang enggan berinteraksi terhadap para penderita maupun mantan penderitanya. Hal ini tak membuat Asia Pananrangi, wanita 47 tahun, yang sejak 2002 lalu...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++