Senin, 16 Januari 2017 
Jendela
Yang Unik di Pasar Ternak
ImagePasar ternak Sunggingan, Boyolali, Jawa Tengah memberi sejuta manfaat bagi warga sekitar.

Pasar ternak terbesar di Indonesia ini, setiap hari pasaran Pahing selalu ramai dikunjungi para pemilik ternak dari berbagai daerah di Pulau Jawa maupun para pembeli ternak untuk bertransaksi.

Keramaian ini memunculkan berkah bagi warga sekitar yang menawarkan beragam jasa seperti blantik, juru rogoh, tukang ngguyang, maupun tukang congkok.

Keberadaan blantik atau orang yang menjadi perantara antara pembeli dan pemilik ternak sangat membantu proses jual beli sapi.

Dengan keterampilannya, komunikasi blantik sangat dibutuhkan bagi pemilik sapi untuk menawarkan ternaknya ke calon pembeli. Begitu pun bagi pembeli, Blantik diperlukan untuk memudahkan mendapat sapi-sapi pilihan yang akan dibelinya.

Profesi unik lainnya adalah juru rogoh, seperti yang dijalani Sulisno Harto Suwiryo. Pria berusia 65 tahun ini telah menghabiskan separuh hidupnya untuk bekerja sebagai juru rogoh sapi dengan tugas memeriksa kandungan sapi.

Keahlianya merogoh perut sapi untuk mendeteksi kehamilan, sangat dibutuhkan para pemilik ternak karena sapi yang diketahui hamil harganya akan meningkat 1,5 juta rupiah.

Dalam sehari, Suwirno mampu merogoh 80 ekor sapi dengan upah 10 ribu rupiah jika sapi diketahui hamil, dan 5 ribu rupiah jika sapi tidak hamil.

Kebersihan sapi juga menjadi faktor yang turut mempengaruhi harga. Tak jarang pemilik ternak memanfaatkan jasa tukang guyang. Tukijo bersama dua rekannya selalu melayani pemilik ternak untuk memandikan sapi.

Atas jasanya mereka menerima upah 10 ribu rupiah per ekor sapi yang telah dimandikannya. Ada pula juru congkok hidung sapi yang bertugas melubangi dan memasang tali ke hidung sapi agar sapi mudah dikendalikan.

Dengan keahlianya mecongkok, Wahyudi juga dicari para pemilik ternak untuk membantu melubangi hidung sapi. Bagaimana keramaian pasar ternak Sunggingan? Bagaimana pula para blantik mampu mempengaruhi calon pembeli?

Lalu apa saja yang harus diperhatikan untuk memeriksa perkembangan kandungan ternak? Serta sejauh mana pasar ini memberi manfaat bagi warga sekitar?

Tayang Sabtu, 13 April 2013, pukul 10:00 WIB

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Raksasa Dari Laut Dalam
Mata Pancing episode kali ini akan menelusuri dalamnya Selat Sunda. Perjalanan mancing dilakukan dengan cara live on board atau menginap diatas kapal KM Rachel 2 selama 4 hari 3 malam. KM Rachel 2 ini dilengkapi dengan kamar tidur dan...
Selengkapnya

Let's Go

Mercusuar Tinggi Pemikat Hati
Terbuat dari besi setinggi 61 meter, Mercusuar Pulau Lengkuas menjadi titik tertinggi di pesisir Pulau Belitung. Setelah menapaki lebih 300 anak tangganya, kita memiliki pandangan luas untuk menikmati keindahan sejati Negeri Laskar Pelangi. Bahkan bagi para pelancong,...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Dibalik Rusuh Tanjung Gusta
Kementerian Hukum dan HAM akan meninjau kembali aturan remisi bagi narapidana kasus korupsi, narkoba dan terorisme. Rencana itu muncul setelah permintaan narapidana pasca kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Lembaga Pemasyarakatan kelas 1A Tanjung Gusta, Medan, Kamis pekan lalu...
Selengkapnya

Pahlawan

Sutrisno Edy: Pengabdi dari Ujung Timur Jawa
Sutrisno Edy, pria 58 tahun kelahiran Banyuwangi, adalah putra daerah yang memperjuangkan warga Desa Kemiri. Pria yang akrab disapa Pak Tris ini selalu mengajarkan masyarakat setempat agar bersama-sama untuk membantu warga yang sedang menderita kesulitan ekonomi. Karena...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++