Senin, 30 Maret 2015 
Inspirasi Sore
Sensasi Rockfishing dan Ikan Sidat

ImageMancing dengan teknik rockfishing di tebing Biting, Yogjakarta, berburu udang galah di muara Sungai Lereng, Kutoarjo, dan mancing ikan sidat atau pelus akan mewarnai  episode Mata Pancing kali ini.

Dari kota Jogya saya menuju spot mancing di daerah Gunung Kidul teparnya di kawasan Panggang, Imogiri. Untuk mencapai spot ini kita harus melewati jalan pegunungan yang berkelok-kelok. Setelah menempuh 2 jam perjalanan akhirnya saya sampai.

Untuk menuju spot rockfishing di tebing yang menghadap langsung ke laut lepas saya harus berjalan sejauh 2 kilometer melewati perkebunan dan jalan terjal berbatu. Perjalanan panjang saya cukup melelahkan, namun semua sirna setelah melihat keindahan alam dari atas tebing.

Pak Tarjo mengawali strike kami hari ini.  Perlahan-lahan ia memompa joran. Tanpa perlawanan ikan kerapu berhasil diangkat. Giliran Ronal dan Iqbal melempar umpan. Tak lama Iqbal strike. Lokasi di tebing membuat proses mengangkat ikan menjadi sensasi tersendiri. Seekor gurita berhasil diangkat.

Beberapa pemancing lokal menggunakan bambu panjang sebagai alternatif lain pengganti joran. Unik ya! Kasmidi berhasil strike dan seekor sidat laut kecil berhasil didapat. Giliran umpan Ronal disambar ikan. satu lagi ikan kerapu berhasil diangkat.

Image


Mancing rockfishing memiliki tingkat kesulitan tersendiri karena bisa saja timah atau mata pancing nyangkut di karang.

Perjalanan saya berlanjut ke Kutoarjo Jawa Tengah. Tepatnya di muara sungai Lereng daerah Bojong, saya akan mancing udang galah. Untuk memancing udang galah kami menggunakan umpan cacing. Mata pancing yang digunakan pun khusus untuk udang berukuran kecil yaitu circle hook nomor 9.

Pak Yanto berhasil strike pertama. Udang sempat berontak di air berusaha melepaskan diri meski akhirnya seekor udang galah berhasil diangkat. Saat terbaik mancing udang galah adalah saat kemarau atau air surut. Udang yang biasanya hidup di balik kayu maupun bebatuan ini sangat agresif saat menjelang sore.

Selain udang galah, muara sungai ini juga menjadi habitat ikan-ikan endemik Sungai Kutoarjo seperti ikan boso yang memiliki tubuh transparan dan hidup di batu-batu sungai.

Pak Happy berhasil mendapatkan ikan kating yang juga merupakan ikan endemik sungai di Kutoarjo. Ikan mirip lele ini mempunyai sirip beracun. Tak lama umpan Pak Wiranto disambar udang,  ia pun strike. Dengan sabar ia memutar reelnya dan akhirnya udang menyerah.

Image

Spot mancing kami berikutnya adalah bendungan Pejengkolan di daerah  Kebumen. Di tempat ini kami berencana akan memancing sidat atau pelus.

Lokasi yang kami datangi ini memang sangat ideal sebagai tepat berkumpulkan ikan sidat ini. Di bawah aliran bendungan terdapat batuan yang menjadi tempat sidat berkumpul.

Tidak mau membuang waktu teman-teman mulai melempar umpan ke titik target. Menjelang malam Pak Eko mengawali strike. Tanpa kesulitan ia berhasil hook up baby pelus. Berkutnya pak Happy, Pak Timan, juga berhasil memperdayai ikan sidat yang juga dikenal dengan nama ikan moa ini.

Bagaimana sensasi rockfising di Yogjakarta dan serunya mancing udang galah di Kutoarjo serta menaklukkan ikan sidat di Kebumen?

Tayang Sabtu, 20 Agustus 2011, pukul 10:30 WIB.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Menari Bersama Sang Penari
Sebagai hadiah Natal, tim Mata Pancing  akan menayangkan bagian kedua mancing ikan layaran di Malaysia tepatnya berada di Kuala Rompin yang termasuk dalam wilayah negara bagian Pahang Malaysia.  Kota yang terletak di timur laut Kuala Lumpur ini menjadi tujuan  utama...
Selengkapnya

Pelesir

Kenali Bahari Utara Sulawesi
Sulawesi Utara sejak lama terkenal akan wisata baharinya. Namun orang-orang lebih banyak mengenal Bunaken sebagai satu-satunya taman laut yang mempesona. Padahal di sebelah selatannya ada sebuah tempat yang jauh lebih menarik dibandingkan dengan Taman Laut Bunaken. ...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Saat Api Dipolitisasi
Hampir setiap hari kebakaran menghantui warga Jakarta. Selama bulan Ramadan saja, lebih dari 66 kebakaran terjadi di Ibukota. Penyebab kebakaran pun banyak di picu akibat korsleting listrik, namun Gubernur DKI Jakarta menyayangkan jika ada pihak-pihak tak bertanggung jawab mempolitisasi...
Selengkapnya

Pahlawan

Ai Dewi: Pendidik Desa Pedalaman
Berawal dari sebuah tabloid yang dibawa teman, Ai Dewi melihat berita mengenai Suku Badui yang membutuhkan tenaga pengajar. Tanpa paksaan, ia lalu bertekad mengabdikan diri menjadi guru bagi anak-anak di pedalaman Suku Badui. Kala itu, ia rela meninggalkan status...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++