Minggu, 5 Juli 2015 
Inspirasi Sore
DemiBangsa: "Rusaknya Sekolah Kami"
ImageSelama bertahun-tahun, ratusan bangunan sekolah rusak tanpa mendapat perhatian dari pemerintah. Anak-anak terpaksa sekolah dengan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Ini adalah satu dari sekian banyak masalah pendidikan yang dihadapi bangsa Ini. Belum lagi masalah pendidikan anak-anak jalanan yang semakin banyak akhir-akhir ini.

Apa yang  menjadi akar masalah? Benarkan masalah anggaran menjadi ganjalan untuk memperbaiki sarana sekolah?

Bagaimana kita bisa mengharapkan mutu lulusan semakin membaik, jika tidak ada perhatian sama sekali untuk membaiki sarana pendidikan. Fenomena ini tidak hanya terjadi di daerah, tapi juga di Ibukota yang sangat dekat dengan pusat kekuasaan.

Apa solusi bagi masalah ini?

Tayang Senin, 7 Februari 2011, pukul 23:00 WIB

 

 

 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Mata Pancing

Bertarung Melawan Predator
Luwuk merupakan Ibukota Kabupaten Banggai,  Sulawesi Tengah. Perbukitan yang menawan dihiasi teluk yang cantik, menyambut kedatangan tim Mata Pancing di Kota ini. Maria Stipheny bertemu dengan Luwuk Sport Fishing untuk mancing di spot Balantak. Kami mampir sejenak...
Selengkapnya

Pelesir

Tantangan Garang Semarang
Buat para pecinta kegiatan menantang di Semarang ada tempat yang istimewa. Di Desa Sidomukti, Bandungan Kabupaten Semarang terdapat sebuah tempat yang sangat asyik dijadikan tempat berpelesir. Lokasinya sangat dekat dari Kota Semarang, namun dengan pemandangan alam pegunungan...
Selengkapnya

Ulasan Sepekan

Bencana Banjir dan Tanah Longsor
Bencana seakan tak mau pergi. Belum surut banjir dan tanah longsor di Kudus, Jawa Tengah dan di Jombang, Jawa Timur, Gunung Sinabung di Kabupaten Karo meletus hebat. 15 nyawa melayang tersapu awan panas. Para korban tewas saat berada di daerah...
Selengkapnya

Pahlawan

Limin: Pelestari Topeng Betawi
Di masa lalu, Topeng Betawi pernah menjadi pertunjukan yang sangat diminati oleh warga Betawi. Seiring dengan perkembangan zaman dan derasnya budaya-budaya pop, kesenian tradisional tersebut kini hanya muncul pada acara-acara tertentu. Peminat dan pemainnya pun tidak sebanyak dahulu. Kondisi...
Selengkapnya

Versi 1.0 copyright © 2010 - MNCTV - Best Viewed with IE6+, Mozilla Firefox 1.5++, Opera 7++